Defenisi
animasi
Berikut
ini adalah pengertian animasi menurut beberapa ahli :
1.Menurut
Vaughan (2004), animasi adalah usaha untuk membuat presentasi statis menjadi hidup.
Animasi merupakan perubahan visual sepanjang waktu yang memberi kekuatan besar pada
proyek multimedia dan halaman web yang dibuat.Banyak aplikasi multimedia
menyediakan fasilitas animasi (IwanBinanto, Multimedia Digital DasarTeori +
Pengembangannya, 2010).
2.Animasi
adalah gambar-gambar yang bergerak dengan kecepatan, arah, dan cara tertentu
(Budi Sutedjo Dharmo Oetomo, S.Kom., MM, Perencanaan & Pembangunan Sistem Informasi,
2006).
Sejarah Dan Perkembangan Animasi di Dunia
Kata animasi itu sendiri sebenarnya
penyesuaian dari kata animation, yang berasal dari kata dasar to animate, dalam
kamus umum Inggris-Indonesia berarti menghidupkan (Wojowasito 1997). Secara umum
animasi merupakan suatu kegiatan menghidupkan, menggerakkan benda mati. Suatu benda
mati diberikan dorongan kekuatan, semangat dan emosi untuk menjadi hidup dan bergerak,
atau hanya berkesan hidup. Sejak jaman dulu manusia telah mencoba membuat animasi
binatang-binatang mereka, seperti yang di temukan para ahli purbakala di gua Lascaux
Spanyol Utara yang sudah berumur dua ratus tahun lebih. Mereka mencoba untuk menangkap gerak cepat lari
binatang, seperti celeng, bison atau kuda, digambarkannya dengan delapan kaki
dalam posisi yang berbeda dan bertumpuk (Hallas and Manvell 1973).
Pada
tahun 1.600 SM di Yunani dan Mesir
orang-orang sudah bisa menggambarkan gerakan dengan gambar yang berurutan. Hal ini di buktikan dengan lukisan di
dinding piramida dan juga pada perabotan rumah tangga mereka.
Kemudian
di tahun1824 ditemukan sebuah alat
sederhana bernama THAUMATROPE. Alat
ini berbentuk lempengan dengan dua sisi saja seperti uang logam. Saat diputar dengan
cepatke dua sisi itu akan terlihat satu gambar.
Pada
tahun 1831 ditemukan alat yaitu PHENAKISTOSCOPE. Alat ini berbentuk seperti
kipas tangan, dengan gambar yang berurutan pada satu sisinya.Dan juga terdapat beberapa
lubang untuk melihat adegan nya saat diputar. Jika dilihat langsung tanpa lubang
maka kita tidak bisa melihat gerakan pada alat ini.Namun bila dilihat dari balik
lubang dan dipantulkan kecermin maka kita bisa melihat gerakannya.
Pada
tahun 1867 ditemukan alat yang
mirip dengan sebelumnya. Namanya ZOETROPE,
atau biasa juga disebu tdengan WEEL OF LIFE. Cara kerja alat ini mirip dengan
alat sebelumnya, namun sekarang berbentuk tabung .Sehingga adegannya bisa diganti
Tahun
1877 dilanjutkan dengan alat bernama
PRAXINOSCOPE. Alat ini juga berbentuk
tabung dan adegannya bisa di ganti-ganti dengan roll film baru. Bedanya ada pada
bagian tengah roda.Ditengahnya terdapat cermin yang diposisikan bersilangan.Hal
ini menggantikan teknik lobang yang sebelumnya digunakan untuk melihat adegan. Pada
perkembangan nya alat ini bisa memutar animasi dengan durasi yang lebih lama
dengan cara dibesarkan ukuran tabungnya. Dan juga dengan modifikasi akhirnya bisa
di pancarkan kedinding dengan menggunakan lampu dan cermin.Jadilah proyektor sederhana.
Tahun
1868. Selanjutnya setelah teknik
dan teknologi fotografi ditemukan maka hal ini juga berpengaruh pada teknologi animasi.
Animasi sudah bisa di tampilkan dengan cara di foto terlebih dahulu kemudian di
proyeksikan. Teknik ini disebut dengan flipbook,
atau animasi pada lembaran kertas yang bisa di lihat dengan cara dibuka dengan
cepat.
James Stuart Blackton seorang tukang gambar (ilustrator) dari koran di New York
mencoba membuat animasi stop motion dengan menggunakan kapur tulis dan kamera foto.
Disini James membuat adegan orang yang sedang merokok, seluruh adegan dan efek asapnya
dibuat dengan kapur tulis. Film yang diabuat diberi judul: Humorous Phases of Funny Faces (1906)
Tahun
1924, seorang illustrator bernama
Winsor Mc Cay membuat film animasi
yang berjudul GertieThe Dinosaur. Film
ini berdurasi lebih panjang dari film-film animasi yang sudah ada sebelumnya. Oleh
sebab itu film ini layak di tayangkan di bioskop pada masa itu.Dan karena nya mana
Winsor Mc Cay dinobat kan sebagai bapak
animasi dunia.
Tahun
1928 Walt Disney mengeluarkan
film animasi yang sudah memiliki suara. Film pertama yang bersuara ini diberijudul
Steamboat willie. Didalam
film ini Walt Disney mengenalkan sosok Mickey tikus yang kita kenal sampai sekarang.Selang
satu tahun, yaitu tahun 1929,
Walt Disney mengeluarkan lagi film musical berjudul The Skeleton Dance. Film ini menceritakan adegan menari para tengkorak,
dan tentu saja adegan nya sanga tlucu dan menarik.
Tahun1932 Walt Disney kembali mengeluarkan
film animasi dengan judul Flowers
& Trees.Dan menariknya,film animasi ini sudah menggunakan teknik
pewarnaan.Sehingga lengkap lah sudah semua teknik dasar untuk sebuah film.Yaitu
ada suara dan ada warnanya.
Tahun
1936 Mulai bermunculan studio
animasi baru. Diantaranya ada studio Warner
bros yang mengeluarkan film Bugs
Bunny.
Tahun
1937 Kembali Walt Disney mengeluarkan film animasi musikal
yang sampai sekarang selalu dikenang, yaitu “Snow white and the seven dwarfs” atau Putri salju dan tujuh kurcaci.
Berikutnya
muncul lagi studio animasi baru yang mengeluarkan film animasi Scuuby Doo. Tentu anda sangat akrab dengan
film animasi ini karena sampai sekarang film ini masih sering ditayangkan di
stasiun TV kita. Studio animasi itu adalah HANNA-BARBERA tahun 1970
Pada
tahun 1995 sebuah film animasi CGI (Computer generated Imagery)
muncul dengan judul Toy Story. Film
3D pertama ini dibuat oleh Studio Pixar.Sampai sekarang Pixar selalu mengeluarkan
film-film animasi CGI yang berkualitas, seperti Finding Nimo, Mr Incredibles,
Cars, dan lain-lain.
Selanjut
nya tahun 2001 studio Dream works juga mengeluarkan film
animasi CGI pertamanya berjudul Shrek.
Dan sampai sekarang juga Dreamworks animation selalu mengeluarkan film-film
animasi CGI yang berkualitas, seperti: Kungfu panda, How to train your dragon,
Madagascar, Bee the movie, dll
Hingga
kini teknik animasi selalu dipakai baik dalam film layar lebar maupun film-film
televisi. Perkembangan film animasi sangatlah pesat.
JenisAnimasi
1.
Stop-motion animation
Stop-motion
animation sering pula disebut clay mation karena dalam perkembangannya, jenis animasi
ini sering menggunakan clay ( tanahliat ) sebagai objek yang digerakkan .Teknik
stop-motion animation merupakan animasi yang dihasilkan dari penggambilan gambar
berupa obyek (karakter boneka atau yang lainnya) yang digerak kan setahap demi
setahap.Dalam pembuatannya teknik ini memiliki tingkat kesulitan dan membutuhka
nkesabaran yang tinggi. Wallace and Gromit dan Chicken Run ,karya Nick Parks,
merupakan salah satu contoh karya stop motion animation. Contoh lainnya adalah
Celebrity Dead match di MTV yang menyajikan adegan perkelahian antara berbagai selebriti
dunia.
2.
Animasi Tradisional
Tradisional
animasi adalah teknik animasi yang paling umum dikenal sampai saat ini. Dinamakan
tradisional karena teknik animasi inilah yang digunakan pada saat animasi pertama
kali dikembangkan.Tradisional animasi juga sering disebut cel animation karena
teknik pengerjaannya dilakukan pada celluloid transparent yang sekilas mirip sekali
dengan transparansi OHP yang seringkita gunakan.Pada pembuatan animasi tradisional,
setiap tahap gerakan digambar satu persatu di atas cel. Dengan berkembang nya teknologi
komputer, pembuatan animasi tradisional ini telah dikerjakan dengan menggunakan
komputer. Dewasa ini teknik pembuatan animasi tradisional yang dibuat dengan menggunakan
komputer lebih dikenal dengan istilah animasi 2 Dimensi.
3.
Animasi Komputer
Sesuai dengan
namanya, animasi ini secara keseluruhan dikerjakan dengan menggunakan komputer.
Dari pembuatan karakter, mengatur gerakkan “pemain” dan kamera, pemberian suara,
serta special effeknya semuanya di kerjakan dengan komputer.
Style animasi di berbagai
negara
1.
Style
Animasi di Eropa
Animasi di eropa lebih banyak tentang animasi yang ber genre fantasy ,
kebanyakan menggunakan cerita-cerita klasik seperti sebuah kerajaan , atau
dongeng sang putri dan pangeran. Contohnya saja animasi walt disney , yaitu
‘’snow white’’ yang berasal dari dongeng terkenal dari eropa. Di dalam animasi
tersebut banyak menceritakan tokoh-tokoh yang fiktif , seperti mahkluk-mahkluk
hutan , kurcaci dll. Dengan mengangkat tema kerajaan dan kehidupan yang fantasi
, memang inilah ciri khas dari animasi-animasi yang ada di eropa
Contoh lainya adalah ‘’the smurf’’.
Smurf adalah nama suku fiktif berkulit
biru dan berukuran kecil yang diciptakan penulis belgia , peyo. Smurf
dikisahkan hidup si sebuah hutan di eropa.
Dari animasi smurf tersebut semakin terlihat bagaimana ciri khas dari
animasi eropa , yang kebanyakan bercerita tentang dongeng fiktif.
2.
Style
Animasi di Amerika
Animasi di amerika memiliki karakteristik gaya yang baku. Tampilan
karakternya sesuai dengan gambaran objek sebenarnya begitu juga dengan alur
dari animasi tersebut menggambarkan alur kehidupan nyata.
Tetapi dalam animasi di amerika adalah episodik. Episode setelah episode,
kembali karakter utama tidak berubah dan tidak terpengaruh oleh kejadian
episode sebelumnya.
Gaya animasi di amerika juga terpengaruh dari budaya amerika sendiri ,
contohnya the simpson. Dari animasi the simpson , kita dapat menyamakan dengan
kehidupan keluarga di amerika serta budaya-budayanya.
Meskipun berformat kartun, simpsons merupakan acara yang ditujukan untuk
pemirsa dewasa. Tema-tema yang diangkat beraneka ragam dan tak jarang
kontroversial, misalnya tentang politik dan homoseksualitas. Serial ini sukses
karena humor-humornya yang mengena pada penonton dan kreatif. Dan style dari
animasi the simpson ini menjadi ciri khas animasi di amerika.
3.
Style
Animasi di Asia
Animasi asia yang paling menonjol dan berkembang adalah anime di jepang,
bercirikan gambar yang berwarna-warni yang menampilkan tokoh-tokoh dalam
berbagai macam lokasi dan cerita, yang ditujukan pada beragam jenis penonton.
Anime dipengaruhi gaya gambar manga, komik khas jepang.
Anime memiliki karakteristik visual yang sangat bervariasi dan tidak
memiliki gaya yang baku dan digunakan oleh semua anime.
Namun secara umum anime jepang dapat dikenali dengan penggambaran tokoh
fisik yang berlebihan/non-realistik, seperti mata yang besar ataupun gaya
rambut yang liar. Umumnya penggambaran tubuh karakter tidak mengikuti proporsi
normal. Karakteristik visual tersebut sebetulnya sejalan dengan gaya ilustrasi
yang umum digunakan di jepang, termasuk manga.
Animasi di jepang juga memiliki ciri khas dan style tersendiri , contohnya
saja doraemon , doraemon adalah robot kucing dari masa depan yang memilikki
alat-alat yang ber-tekhnologi tinggi. Dengan kemajuan tekhnologi di jepang
akhirnya terbawa juga pada animasinya.
Tidak hanya doraemon , seperti animasi astro boy dan megaman juga
berceritakan tentang robot dan tekhnologi canggih di dalam animasinya , yang
menjadi ciri khas tersendiri dari animasi di jepang. Berdasarkan kategori ,animasi
dapat dibedakan menjadi dua , yaitu animasi 2 dimensi (2d) dan 3 dimensi (3d).
4.
Style
Animasi di Indonesia
Di indonesia saja , banyak iklan di indonesia yang menggunakan animasi
untuk menawarkan produknya masing-masing. Contohnya saja iklan nutrisari ,
insto , molto ultra dan lain-lain.
Didalam iklan nutrisari mengisahkan sebuah jeruk yang terobsesi dengan
minuman nutrisari , tetapi usahanya untuk mendapatkan nutrisari selalu gagal.
Animasi ini adalah animasi yang lain daripada style yang ada , dibuat untuk
mempromosikan produk nutrisari itu sendiri.
Iklan molto ultra , produk tersebut juga menawarkan dan mempromosikan
produk dengan mengunakan animasi yang unik dan animasi tersebut menjadi daya
tarik tersendiri untuk promosi produk tersebut. Iklan molto ultra menciptakan
style yang berbeda dari animasi lain.
Begitu juga dengan iklan insto , yang menggunakan animasi untuk
mempromosikan produk insto sendiri. Jika diperhatikan style yang dipakai mirip
dengan style animasi amerika dan eropa .
Berbicara mengenai style animasi indonesia , style animasi indonesia
sendiri juga tidak lepas dari pengaruh style animasi di wilayah eropa dan
amerika.
Contoh animasi indonesia yang berkualitas adalah film animasi paddle pop.
Animasi ini begitu istimewa karena film ini menggunakan teknologi 3 dimensi
berkualitas pertama di indonesia, dan juga merupakan hasil karya anak bangsa,
yaitu pt batavia pictures dan pop up 3d production. Film ini sendiri berkisah
mengenai sang singa paddle pop yang berjiwa besar dalam membela kebajikan tanah
tempat tinggalnya. Maka tidak hanya menghibur, namun anak-anak indonesia juga
akan dididik mengenai mengenai nilai-nilai keberanian, persahabatan, dan kerja
sama.
Jika kita perhatikan di dalam animasi ini terdapat perpaduan style animasi di
amerika dan eropa. Seperti style animasi indonesia sendiri yang terpengaruh
dari style animasi lain untuk menciptakan yang baru.
Fungsi Animasi
Ide
kreator sangat luas, bahkan tak terbatas. Tetapi manusia terkendala oleh sarana
prasarana, kelemahan fisik dan banyak lagi kendala yang menyebabkan tidak semua
ide dapat diwujudkan dengan teknik sinematografi konvensional. Misalnya adegan
runtuhnya bangunan bertingkat, adegan memasuki lubang jarum, adegan memasuki
liang semut, kamera mewakili mata orang yang sedang terjatuh dari tebing
jurang, terlalu beresiko bagi keselamatan jiwa, dan jika dipaksakan tentu
memakan biaya yang besar untuk mereka teknik pengambilannya. Dalam situasi
inilah Gambar Animasi (rekaan) diperlukan.
Gambar animasi juga diperlukan untuk menggerakkan objek yang tidak ada di
alam nyata misalnya logo, tulisan-tulisan dan objek-objek modeling lainnya.
Umumnya binatang berkaki empat. Animator dapat mengabulkan jika pemilik gagasan
menginginkan dihadirkan binatang dengan kaki tiga atau bahkan berkaki dua
setengah. Pendek kata, gambar animasi mengatasi keterbatasan manusia akan
objek, gerakan maupun sudut pandang.
Gambar Animasi pada saat ini banyak dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan
dalam berbagai kegiatan dari mulai kegiatan santai sampai serius, dari mulai
sebagai fungsi utama sampai fungsi tambahan atau hiasan. Animasi dibangun
berdasarkan manfaatnya sebagai perantara atau media yang digunakan untuk berbagai
kebutuhan di antaranya :
• Media Hiburan
• Media Presentasi
• Media Iklan/Promosi
Media Hiburan, Animasi digunakan untuk menghibur penonton atau pengguna
animasi tersebut, sehingga memberikan kepuasan. Animasi sebagai media hiburan
biasanya digarap dengan sangat serius karena sebagai produk dagangan yang
memiliki harga jual. Sebagai media hiburan, animasi digarap sebagai project.
Contoh :
• Film
• Video Klip
• Games dll
Media Presentasi, Animasi digunakan untuk membuat menarik perhatian para
auden atau peserta presentasi terhadap materi yang disampaikan oleh presenter.
Dengan penambahan animasi pada media presentasi membawa suasana presentasi
menjadi tidak kaku. Dengan penambahan animasi diharapkan dapat tercapai penyampaian
informasi atau terjadinya komunikasi yang baik dalam kegiatan presentasi.
Fungsi animasi dalam presentasi diantaranya
• Menarik Perhatian dengan adanya pergerakan dan suara yang selaras
• Memperindah tampilan presentasi
• Memudahkan susunan presentasi
• Mempermudah penggambaran dari suatu materi
Media Iklan/Promosi, Animasi sebagai media iklan atau promosi dibangun
sedemikian rupa agar pemirsa atau penonton tertarik untuk membeli atau memiliki
atau mengikuti apa yang disampaikan dalam alur cerita dari animasi tersebut
.
Media Bantu/Tools, Animasi sebagai media bantu atau tools digunakan sebagai
perangkat penuntun atau petunjuk dalam melakukan sesuatu. Sebagai media bantu,
animasi akan terlihat menonjol atau memberikan daya tarik atau memunculkan
fokus baru terhadap sesuatu yang perlu dibantu
.
Media Pelengkap, Animasi digunakan sebagai pelengkap atau tambahan atau
hiasan pada suatu tampilan yang digunakan untuk mempercantik atau menarik pada
objek yang ditampilkan.
Daftar
Pustaka
Sumber Buku The
Animator Survivor Kit,Gramedia,Jakarta,Wiliam Richard,2009
Iwan
Binanto. 2010. Multimedia Digital Dasar
Teori + Pengembangannya.
Andi Offset. Yogyakarta.